INOVASI PENGOLAHAN PRODUK “LAMPIN KUNING” (LUMPIA PATIN LABU KUNING) SEBAGAI PANGAN TAMBAHAN BERGIZI DALAM UPAYA PENCEGAHAN STUNTING PADA MASYARAKAT RT 07 DESA NUSA INDAH KECAMATAN BATI-BATI KABUPATEN TANAH LAUT

  • Rabiatul Adawyah Prodi Teknologi Hasil Perikanan FPIK Universitas Lambung Mangkurat
  • Findya Puspitasari Prodi Teknologi Hasil Perikanan FPIK Universitas Lambung Mangkurat
  • Misla Alfitri Prodi Teknologi Hasil Perikanan FPIK Universitas Lambung Mangkurat
  • Juhana Suhanda Prodi Teknologi Hasil Perikanan FPIK Universitas Lambung Mangkurat
  • Baharuddin Baharuddin Prodi Ilmu Kelautan FPIK Universitas Lambung Mangkurat
  • Purnomo Purnomo Prodi Teknologi Hasil Perikanan FPIK Universitas Lambung Mangkurat
  • Tri Dekayanti Prodi Sosial Ekonomi Perikanan FPIK Universitas Lambung Mangkurat
  • Taufiqur Rohman Prodi Kimia FMIPA Universitas Lambung Mangkurat
  • Muhammad Syifa Prodi Teknologi Hasil Perikanan FPIK Universitas Lambung Mangkurat
Keywords: lampin kuning, ikan patin, labu kuning, PMT, stunting

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi yang memerlukan upaya pencegahan melalui pemanfaatan pangan lokal bergizi. Program Pengabdian kepada Masyarakat (PDWA) ini dilaksanakan di RT 07 Desa Nusa Indah, Kecamatan Bati-Bati, Kabupaten Tanah Laut melalui inovasi Lampin Kuning (Lumpia Patin Labu Kuning) sebagai pangan tambahan bergizi berbasis ikan patin dan labu kuning. Kegiatan meliputi sosialisasi, edukasi gizi, pelatihan pengolahan produk, pendampingan, dan evaluasi. Jumlah peserta mencapai 29 orang, melebihi target awal sebanyak 15 orang. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta, tersusunnya resep baku dan SOP produksi, serta tersedianya media edukasi gizi. Lampin Kuning berpotensi menjadi alternatif PMT untuk mendukung pencegahan stunting berbasis pangan lokal.

References

Adawyah R. Pengantar Teknologi Hasil Perikanan. Banjarmasin: Lambung Mangkurat University Press; 2016.
Adawyah R. Ikan Gabus: Manfaat dan Ragam Produk Olahannya. Banjarmasin: Lambung Mangkurat University Press; 2016.
Adawyah R, Dewi T. Pengolahan Udang, Labu Kuning, dan Aneka Produk Olahannya. Banjarbaru: Bening Publishing; 2022.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Laporan Nasional Riset Kesehatan Dasar (RISKESDAS). Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan; 2018.
Farida F, Rini R. Pengembangan Pangan Lokal Berbasis Ikan untuk Peningkatan Gizi. Prosiding Seminar Nasional Balai Riset dan Standardisasi Industri Samarinda; 2017. p. 173–179.
Astuti N, Yuniati R. Pemanfaatan Labu Kuning sebagai Sumber Beta-Karoten pada Produk Pangan. Jurnal Teknologi Pangan. 2019;10(2):45–52.
Rachman A, Novitasari D. Pengembangan PMT Berbasis Pangan Lokal dalam Upaya Pencegahan Stunting. Jurnal Gizi Indonesia. 2020;8(1):33–41.
Suryani L, Rahmawati F. Peningkatan Kapasitas Kader Posyandu dalam Pengolahan PMT Bergizi. Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara. 2021;4(3):112–120.
Statistik KKP. 2021. Produksi Perikanan Budidaya. Diambil dari https://statistik.kkp.go.id/home.php?m=p prod_ikan_budidaya_kab. (Diakses pada 19 Maret 2023).
Statistik, B. P. 2022. Produksi Perikanan Budidaya Menurut Komoditas Utama (Ton) 2019. Diambil dari www.bps.go.id/indicator/56/1513/1/produksi-perikanan-budidaya-menurut-komoditas-utama. (Diakses pada 4 Maret 2023).
Tobing, A.L Hayatinufus. 2005. Camilan Tradisional Indonesia Serba Rebus dan Kukus. Jakarta.PT.Gramedia Pustaka Utama.
Ulfah, D. 2015. Pengaruh Penggunaan Jenis Gula Terhadap Kualitas Kue Kembang Goyang Tepung Kacang Hijau. Skripsi, Jurusan Pendidikan Kesejahteraan Keluarga, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang.
Winarno F. G. 1980. Pengantar Teknologi Pangan. PT. Gramedia. Jakarta
Published
2026-06-30
How to Cite
Adawyah, R., Puspitasari, F., Alfitri, M., Suhanda, J., Baharuddin, B., Purnomo, P., Dekayanti, T., Rohman, T. and Syifa, M. (2026) “INOVASI PENGOLAHAN PRODUK ‘LAMPIN KUNING’ (LUMPIA PATIN LABU KUNING) SEBAGAI PANGAN TAMBAHAN BERGIZI DALAM UPAYA PENCEGAHAN STUNTING PADA MASYARAKAT RT 07 DESA NUSA INDAH KECAMATAN BATI-BATI KABUPATEN TANAH LAUT”, Aquana: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 7(1), pp. 1-9. doi: 10.20527/aquana.v7i1.153.

Most read articles by the same author(s)